Hubungan antara Ironman dan Hormon

Pada saat ini mungkin anda merasa heran ketika membaca judul diatas dan berkata “memangnya ada hubungan antara Ironman dan hormon???” well…..bila anda penasaran dan ingin tahu apa hubungannya silahkan klik kata-kata berwarna biru disamping ini….

Pada hari Jumat yang lalu anak-anak kelas 4A sedang belajar Bahasa Indonesia. Pada saat itu topik dari pelajaran adalah pemahaman bacaan. Kami sedang membahas bacaan tentang Osteoporosis (keropos tulang), yang ada hubungannya dengan tema pembelajaran kami pada saat ini, yaitu tentang tubuh manusia dan gizi yang diperlukan bagi tubuh kita.

Pelajaran dimulai dengan meminta para murid untuk membaca bacaan yang akan dibahas secara bergantian. Setelah bacaan selesai dibacakan, Ibu Lia bertanya kepada para murid apakah ada kata-kata yang sulit dalam bacaan tersebut. Ketika itulah salah seorang murid mengacungkan tangannya dan bertanya “Ibu, hormon itu apa?” pertanyaan ini memicu pertanyaan-pertanyaan lainnya seperti “hormon bentuknya seperti apa?” “warna hormon itu apa?” “apa sih fungsi hormon?”

Ketika mendengar pertanyaan-pertanyaan ini perasaan saya campur aduk. Disatu sisi saya senang mendengar pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para murid, namun disisi lain saya jadi bingung untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, karena cukup sulit untuk menerangkan jawaban-jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini tanpa menggunakan bahasa yang sulit dimengerti oleh mereka. Kemudian saya teringat bahwa akhir-akhir ini para murid sedang ramai membicarakan film Ironman yang sedang tayang dibioskop-bioskop. Akhirnya saya putuskan untuk menggunakan tokoh Ironman untuk menjelaskan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan mereka.

Jadi saya menerangkan bahwa seperti pada Ironman yang mana antara satu bagian tubuh dengan yang lain dihubungkan dengan kabel-kabel yang dialiri listrik, hormon dalam tubuh kita berfungsi untuk menghubungkan antara sel yang satu dengan sel yang lain dalam organ-organ tubuh didalam badan kita. Serupa dengan listrik, hormon pun sulit untuk dilihat dengan mata telanjang. Saya juga menerangkan bahwa seluruh aspek dalam tubuh kita seperti pertumbuhan dan penuaan dari tubuh kita dikendalikan oleh hormon, contohnya ketika anak laki-laki mulai tumbuh dewasa maka hormon Testosteron akan membuat tubuh mereka ditumbuhi bulu-bulu dan suara mereka berubah menjadi berat atau hormon Estrogen pada anak perempuan akan membuat mereka mendapat menstruasi.

Saya cukup senang ketika melihat bahwa contoh yang saya berikan memudahkan mereka untuk mengerti jawaban dari pertanyaan mereka. Contoh yang saya berikan rupanya memicu rasa ingin tahu mereka sehingga begitu saya selesai menjelaskan para murid langsung mengacungkan tangan mereka untuk bertanya lebih lanjut sampai-sampai hampir seluruh waktu pelajaran Bahasa Indonesia habis dipakai untuk tanya-jawab soal hormon.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: