Berri juice Vs Aqua

berri-vs-aqua.jpg 

Kami baru saja melakukan survei mengenai 2 produk ini di kelas. Pertanyaan kami adalah, “bisakah kalian mengestimasi isi dari kedua botol ini? Botol mana yang menurut kalian mempunyai isi lebih banyak?” Berikutnya ini contoh jawaban yang kami peroleh.

“Menurut aku, botol Aqua yang isinya lebih banyak. Karena botol Aqua lebih tinggi sedangkan botol Berri pendek dan bentuknya ga sama, lehernya kecil” 

“ Kalau aku bilang sih botol Berri yang lebih banyak biar pendek, botol Berri gemuk, pasti isinya banyak. Sedangkan botol Aqua biar tinggi tapi kurus” 

“ Ya jelas botol Berri, liat deh panjang dan lebarnya biar kalah tinggi dari botol Aqua” 

“Botol Aqua, soalnya kalau lebih tinggi pasti isinya lebih banyak”  

Masing-masing siswa/i mendapatkan kesempatan untuk menyatakan pendapatnya. Hampir seluruhnya mengatakan botol Berri yang lebih banyak isinya dan mereka benar karena botol Berri mempunyai kapsitas 2 liter sedangkan botol Aqua 1.5 liter. Mereka belajar menjadi pemikir kritis. Mereka tidak bisa asal menebak, karena mereka harus mengungkapkan pendapat mereka, memberi argumentasi juga alasan yang logis (benar/salah tidak masalah bagi kami). Setelah sibuk berdiskusi dan berargumentasi, akhirnya mereka mendapat kesempatan untuk melihat tulisan yang tertera di kedua botol tersebut. Kemudian  mereka membuat kesimpulan bahwa tidak bisa mengukur kapasitas suatu benda (terutama botol) hanya dari tingginya.  Pelajaran berharga, terutama untuk siswa/i yang hanya berpikir berdasarkan apa yang mereka lihat (menganggap setiap benda yang lebih tinggi pasti dapat menampung lebih banyak) dan tidak mempertimbangkan hal-hal atau kemungkinan-kemungkinan lain yang sebenarnya sangat penting.

 It was a simple question, but tricky and required a lot of thinking.

berri-vs-aqua2.jpg

  

Satu Tanggapan

  1. ha ha ha
    Pikir-pikir jadi guru seperti anda enak juga ya.
    Jadi fasilitator yang kerjanya hanya menstimulasi.

    Tapi, saya yakin juga bahwa perencanaannya pasti membutuhkan energi yang besar.

    betul sekali pak, ada kalanya apa yang terjadi tidak berjalan sesuai rencana. Kapan-kapan saya akan menulis tentang “kegagalan” saya dan bagaimana saya mengatasinya…hehehehe

    Keep up the good work!

    Thanks for the support🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: