Siklus Inkuiri

It is teachers who, in the end, will change the world of the classroom by understanding it.”

Lawrence Stenhouse

 inquiry-cycle.jpg

Siklus inkuiri atau inquiry cycle tidak hanya berguna bagi 

siswa saat proses pembelajaran tapi juga bagi guru. Sebagai contoh, sebelum memulai suatu aktivitas mengajar, guru dapat berpikir berdasarkan urutan-urutan yang ada:

  • Mengidentifikasi masalah; Apa yang saya kehendaki? Tujuan apa yang ingin siswa/i capai? Kendala apa yang kiranya akan saya hadapi? Bagaimana cara agar masing-masing anak dengan tingkat intelijen yang berbeda dapat mencapai tujuan yang sama?
  • Membuat pertanyaan; Pertanyaan-pertanyaan apa yang dapat memancing keinginantahuan siswa/i?  
  • Menetapkan sasaran; Bagaimana cara menetapkan sasaran? Kendala apa saja yang kiranya akan dihadapi dalam menetapakan sasaran?
  • Membuat rancangan kerja; Strategi apa yang cocok untuk diterapkan ke sebagian besar anak? Bagaimana sistem penilaian yang sesuai? Bagaimana cara melibatkan siswa dalam menentukan kriteria penilaian? Berapa lama durasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya?

 Setelah memikirkan 4 kategori diatas tadi, barulah guru masuk pada tahap berikutnya yaitu:

  • Mengambil tindakkan; Melakukan kegiatan belajar mengajar, mengajak siswa/i untuk melakukan proses inkuiri berbekal dengan  “rancangan” di atas.

Setelah kelima tahap dalam siklus inkuiri selesai, biasanya guru mengajak siswa/i untuk mengevaluasi proses dan hasil pembelajaran mereka. Dengan begitu siswa/i dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan diri mereka masing-masing. Begitu juga yang perlu dilakukan guru.

  • Menganalisa dan megevaluasi hasil; Apakah hal-hal baik dari kegiatan ini? Adakah hal-hal yang tidak berjalan sesuai rencana saya? Kendala-kendala apa yang terjadi dan tidak terpikirkan sebelumnya oleh saya? Bagaimana cara meningkatkan metode pengajaran agar lebih baik? Apakah materi yang ajarkan sudah memenuhi semua kebutuhan murid? Adakah cari lain dalam menyampaikan materi tsb?

 Melalui proses inkuri guru dapat merancang suasana/lingkungan pembelajaran yang kondusif bagi siswa/i. Proses ini juga membantu guru untuk mengembangkan suatu materi pembelajaran tanpa menyimpang dari inti materi. 

5 Tanggapan

  1. Kalau setiap guru menerapkan proses tersebut di atas, maka pendidikan kita akan maju. Guru yg hendak mengajar harus sudah siap dengan konsep, tanpa konsep sama saja bohong. Hal ini berarti telah menerapkan proses manajemen yg benar dalam proses belajar mengajar untuk memperoleh hasil yang diharapkan, ok setuju banget bu guru!

    Terima kasih untuk dukungannya Pak Aria. Semoga pendidikan di Indonesia semakin maju

  2. saya membuat proposal yang berjudul hubungan penggunaan metode inkuri dengan penguasaan kosakata bahasa jerman siswa sma..kira-kira metode penelitian dan instrumen penelitiannya menggunakan apa?trims sblumnya.

    untuk metodenya saya kira tergantung dari jumlah murid yang ada, apakah banyak (misalnya 2 kelas atau lebih ) atau sedikit (1 kelas)? kalau satu kelas saja bisa kita gunakan sebagai populasi, namun kalau banyak mungkin lebih baik menggunakan metode sampling karena lebih mudah dan efisien. sedangkan untuk instrumennya, bisa saja anda membagi mereka menjadi beberapa kelompok berdasarkan cara mereka mempelajari kosakata baru, ada yang dengan cara menghafal biasa, dan ada yang mempelajari dengan menggunakan cara lain, misalnya melalui nyanyian, buku cerita/novel, sajak, dll.

  3. Kalau setiap guru di Indonesia terus berjuang untuk menggali potensi siswa dengan pendekatan-pendekatan keterampilan proses, salah satunya metode inkuiri. Saya yakin, kebiasaan mencotek di kelas akan sedikit berkurang. Karena siswa/enjoy merasa asyik dalam kegiatan belajar mengajar. Akan lahir Generasi Pembelajar yang berkwalitas. Amin

    Amin juga🙂

  4. Ibu saya seorang pengajar, sekarang sedang mencari bahan untuk tulisannya dan ingin menerapkan metode inkuiri di kelasnya (Kelas 5 Sekolah Dasar), materi pembelajarannya IPA tentang lingkungan / pengrusakan permukaan bumi. Bisakah team membantu membuat langkah-langkah pembelajaran di RPP. Trims atas bantuannya🙂

    kebetulan kami juga sedang mengajarkan tentang IPA bencana alam (yang disebabkan pergerakan lempeng bumi dan perubahan cuaca di atmosfir)
    Untuk lebih lanjutnya, bisa hubungi kami via e-mail year4sgj@yahoo.co.id
    terima kasih🙂

  5. saya lagi mencari bahan tentang penerapan metoda inkuiri dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa SMA siswa.Mohon bantuan team apabila memperoleh informasi lebih banyak yang berhubungan dengan judul tersebut.
    terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: