Salah satu cara membantu meningkatkan minat baca anak di kelas

dsc02160.jpg

Tidak semua anak mempunyai hobi membaca atau mampu menulis kembali cerita yang mereka baca dengan baik. Di awal tahun saya mengajar kelas 4, saya sangat terkejut dengan kemampuan mereka dalam memahami bacaan. Hampir seluruh siswa/i tidak dapat memceritakan kembali suatu cerita/bacaan secara urut, padat dan singkat. Hal ini merupakan suatu “tantangan” bagi saya. Mengingat saya sangat suka membaca dan saat saya seusia mereka (9 tahun), di kelas kami sudah melakukan kegiatan book review ( setiap kelas mendapat judul yang berbeda, kelas kami mendapat buku yang berjudul Gulliver’s Travel).

Tapi tidak mungkin saya mempraktekkan apa yang diajarkan guru saya dulu, mengingat siswa/i tidak terbiasa membaca buku tebal, apalagi membuat ulasan. Akhirnya, setelah berdiskusi dengan rekan-rekan guru dalam satu tim, kami sepakat untuk mengalokasikan 1 jam pelajaran Bahasa Indonesia khusus untuk pemahaman bacaan. Yang saya lakukan di kelas saya adalah, memulai diskusi dengan siswa/i mengenai film yang sangat mereka sukai yang diadaptasi dari buku. Hasilnya, hampir semuanya menyukai film HARRY POTTER. Kemudian kami sepakat untuk membaca buku tsb dan setelah selesai kami akan menonton filmnya. Setelah selesai menonton, mereka akan membuat diagram venna yang membandingkan buku dan film.

Mulailah setiap minggu saya membacakan buku Harry Potter bab per bab. Setelah itu siswa/i saya minta untuk menuliskan apa yang mereka dengar di buku mereka. Mereka juga menjawab pertanyaan-pertanyaan bacaan (pertanyaan-pertanyaan yang tersurat, tersirat, yang berhubungan dengan kosa kata, dsb). Di minggu-minggu pertama, tulisan mereka masih kacau, sulit dimengerti dan masih sering melenceng dari ide utama. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, kemampuan pemahaman bacaan mereka semakin baik,begitu juga dalam menceritakan kembali. Adakalanya saya minta mereka untuk membaca ulang apa yang telah mereka tulis dan membaca komentar yang saya berikan bab per bab. Dengan begitu, mereka dapat melihat dengan jelas apakah mereka mengalami kemajuan ataupun tidak (bentuk refleksi diri). Yang lebih mencengangkan lagi adalah,sekarang hampir seluruh anak di kelas saya mempunyai buku Harry Potter dan membacanya saat senggang.

Sekarang ini kami sudah selesai menonton film Harry Potter dan mulai memilih untuk membaca buku yang baru sampai akhir tahun ajaran. Tapi, semester ini kami sepakat bahwa buku tsb akan dibacakan secara bergantian oleh masing-masing anak. Saya hanya akan mendengarkan saja………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: